Rabu, 01 April 2015

MEMELIHARA TUPAI TERBANG (FLYING SQUILLER)

FLYING SQUILLER (TUPAI TERBANG)




          Akhir-akhir ini tupai terbang lokal (FS) baru menjadi peliharaan yang ngetrend, dimana Sugar Glider yang aslinya dari Australia mahal harganya dengan kisaran harga mencapai 500 rb - 800 rb per ekornya.
Tupai Terbang Lokal (FS) bisa menjadi pilihan alternatif karena hanya dengan harga 100 rb - 150 rb saja per ekornya.

Ada beberapa tips singkat bagi yang ingin memelihara Tupai Terbang ini, yaitu sebagai berikut :
  1. Tupai tidak bisa terkena hawa dingin. Maka berikan tempat untuk dia tidur dengan kain2 sisa dan agak banyak, karena tupai  tidurnya  suka ngumpet dibawah kain, usahakan  buat  sehangat  mungkin.  Bila  masih bayi/kecil lebih baik dipelihara dalam kandang kecil, agar malam bisa dibawa masuk rumah.
  2. Biasanya yang dijual di  pasar  burung seumur  4 - 5 minggu dan masih harus diberi susu. Berikan Susu ESBILAC (susu anjing) atau Susu KMR (susu kucing). Dan hanya susu Esbilac yang kandungannya sama dengan susu induk tupai. Jangan berikan susu sapi atau susu yang kita minum, karena tupai akan mati (hidupnya tidak lama). Dan cobalah memberi makanan yang halus2 dulu sampai seumur 6-7 minggu.
    Pada saat memberikan  makanan  dan  susu  usahakan  jangan  sampai terkena hidung, karena bila masuk hidung dapat menyebabkan  Phenomia (radang paru) dan bila terkena  phenomia  bisa  dideteksi  dengan  suara "klik"  saat  dia  bernafas  (bisa   didengar   saat   tidur).  Cepat  berikan antibiotic atau bawa ke vet, karena biasanya umurnya tidak panjang.
  3. Jangan sampai tupai dehidrasi. Kebanyakan  penjual  tupai  bilang  dikasi teh manis untuk   minumya. Sebenarnya semakin manis, tupai semakin dehidrasi. Jadi lebih baik diselingi air mineral saja.
  4. Tupai juga  suka  mengganggu  pasangannya  dengan  menghisap - hisap pasangannya, terutama bagian hidung,  perut,  kaki,  tangan,  penis,  Ini dikarenakan  keinginan  untuk  menyusu  pada  induknya. Biasanya bagian yang dihisap mengalami merah dan kebotakan bulu. Cara menghindarinya  dipisah sementara  atau  berikan  makan  yang  banyak hingga tupainya kenyang dan cepet tidur.
  5. Jemur tupai pagi selama 20 menit agar mendapat  Vit. D, agar  tulangnya kuat. Karena sering ditemukan tupai mati karena gagal loncat, dikarenakan tulangnya tidak kuat.
  6. Ini makanan yang bisa diberikan pada Tupai terbang, antara lain :
    • Fruits and Veggies, seperti  :  grapes, cherries, apple, melon, tomato, avocado, butternut squash, papaya, broccoli, cucumber,  corn on the cob,  pear,  spinach,  mustard  greens,  carrot,  arrot  tops,  raw  soy  bean, plum,  banana,   kiwi,   mango,   strawberry,   strawberry   tops,  blackberry, raisin, pineapple, peach.
    •  Nuts and seeds : pine  nuts,  acoms,  pine cones, sunflower seeds,  peanuts, walnuts,   pecans, hazelnuts,    sundried  watermelon, cantaloupe, squash and pumpkins  seeds, fresh rosemary, fresh lavender.
  7. Tupai terbang sangat rentan dengan diare, jika  tupai  sudah  diare  pasti akan malas makan dan minu, ini bisa menyebabkan kematian pada  tupai  tersebut.
      Hal ini bisa diobatin dengan memberikan sedikit saja obat diare yang ada dipasaran dengan dicampur dengan air.

Demikian sekilas tentang memelihara Tupai Terbang, semoga bisa menjadi tambahan informasi dan inspirasi dalam menjalankan aktifitasnya.

 


    
       



Tidak ada komentar:

Posting Komentar